Oleh Abdiyat Sakrie
Pendidikan Dokter Universitas Gadjah Mada 2008 -
Ma'had Al Ilmi Yogyakarta 2010 - Tim Kesehatan Peduli Muslim
“Use it or lose it.”
![]() |
Apakah anda masih mengingat pelajaran kimia saat di
SMA dulu? Atau apakah anda masih mengingat pelajaran di bangku kuliah
anda? Bagaimana dengan masa kecil anda saat masih berumur 5 tahun?
Masih adakah yang mengingatnya secara jelas?
Allah menciptakan manusia dalam keadaan yang paling
baik. Manusia dianugerahi otak yang merupakan organ yang luar biasa.
Salah satu fungsi otak adalah sebagai sumber memori, tepatnya di area
korteks dan hipokampus. Seluruh informasi yang masuk melalui panca
indera akan masuk ke dalam otak dan diproses menjadi sebuah persepsi.
Sebagian persepsi akan menjadi memori dan sebagian lagi tidak
meninggalkan apa-apa alias hilang. Sebagai contoh nyatanya adalah
ingatan anda saat ini. Coba anda perhatikan seberapa baik memori yang
ada di kepala anda dengan mengingat masa lalu anda, sebagian ada yang
dapat anda ingat dan sebagian lagi rasanya sulit untuk diingat.
Benarkah?
Kemampuan mengingat dan menghafal informasi yang
masuk ke otak dimiliki oleh setiap manusia. Perbedaannya adalah pada
kualitas membuat memori dan mempertahankannya. Mungkin tidak jarang
anda merasakan betapa susahnya menghafal nama orang yang baru anda
kenal. Sebagian mahasiswa merasa susah menghafal pelajaran untuk
persiapan ujian akhir semesternya. Karyawan yang mudah lupa materi
seminar yang baru saja ia ikuti seminggu yang lalu. Ya, hampir semua
orang mengalaminya. Disini, kami akan memberi tips kepada pembaca
sekalian tentang bagaimana prinsip untuk menghafal yang baik sehingga
memiliki memori yang kuat.
Perlu diketahui, memori dibagi menjadi dua; short
term memory (memori jangka panjang) dan long term
memory (memori jangka pendek). Masing-masingnya memiliki
syarat yang harus dipenuhi untuk membentuknya. Mungkin saja selama
ini anda belum memenuhi syarat tersebut.
- Short Term Memomy
M inat
U saha
K onsentrasi
A tensi
Perlu anda ketahui, otak anda cenderung akan
mengingat sesuatu yang anda minati. Misalnya anda minat tentang dunia
otomotif, pikiran anda akan mudah tertarik untuk mengingatnya. Begitu
pula dengan menghafal pelajaran, otak akan mudah menghafal pelajaran
yang anda minati. Oleh karena itu tugas anda pertama sekali adalah
menyenangi sesuatu yang anda ingin hafalkan. Dan hal ini adalah
pondasi utama dalam prinsip pembentukan memori. Karena otak anda
cenderung mengabaikan segala sesuatu yang tidak anda sukai. Lalu,
bagaimana mungkin anda dapat menghafal pelajaran sedangkan anda tidak
menyukainya? Maka dari itu pastikan apakah anda sudah berada pada
jurusan kuliah yang benar atau belum. Jurusan yang sesuai dengan
hasrat dan keinginan anda. Atau untuk para karyawan misalnya,
pastikan pula pekerjaan yang sedang anda lakoni adalah pekerjaan yang
sesuai dengan passion anda. Karena jika minat tidak
terpenuhi maka akan sulit untuk memberi usaha, konsentrasi dan atensi
pada hal tersebut. Jika terpenuhi, anda hanya perlu sedikit usaha
lagi untuk memberi konsentrasi dan atensi pada sesuatu yang akan anda
ingat.
- Long Term Memory
L atihan
U langi
P erhatian
A sosiasi
Jika anda ingin membentuk long term memory,
anda harus melatih otak anda untuk mengulang-ulang hafalan. Dengan
mengulang-ulang hafalan, otak akan terangsang secara berulang
sehingga meningkatkan memori pada sel-sel otak. Anda juga harus
memberi perhatian pada hafalan tersebut. Jika anda menginginkan
hafalan yang sempurna, anda dapat melakukan asosiasi hafalan. Anda
dapat mengasosiasikan hafalan anda dengan pengetahuan yang telah anda
miliki. Anda hubungkan hafalan yang baru dengan sesuatu yang pernah
anda ketahui, anda ciptakan suatu asosiasi baru yang berbentuk suatu
konsep baru. Asosiasi itu berasal dari kemampuan imajinasi otak anda
menghubungkan satu hal dengan lainnya. Hal ini yang dikenal dengan
pemahaman. Anda bukan hanya sekedar hafal, namun anda dapat
menjelaskannya secara gamblang dan mengaitkannya dengan berbagai hal
lain. Maka cobalah untuk melatih otak mengulang hafalan, fokus, dan
mengasosiasikan hafalan-hafalan baru dengan sesuatu yang pernah kita
tahu. Metode ini dapat anda aplikasikan setiap kali anda menerima
informasi, baik itu berupa ilmu pelajaran, ilmu agama ataupun
informasi kantor anda. Gunakan otak anda atau anda akan
kehilangannya. Selamat mencoba dan rasakan manfaatnya.
Sumber :
http://kesehatanmuslim.com/mengapa-susah-menghafal

No comments:
Post a Comment